Elias Hj Idris
Take over of Britain who to blame for passively succumbing to the Muslim invasion?

Mayor of London ... MUSLIM
Mayor of Birmingham ... MUSLIM
Mayor of Leeds ... MUSLIM
Mayor of Blackburn ... MUSLIM
Mayor of Sheffield ... MUSLIM
Mayor of Oxford ... MUSLIM
Mayor of Luton ... MUSLIM
Mayor of Oldham ... MUSLIM
Mayor of Rockdale ... MUSLIM.


Over 3,000 Muslim Mosques
Over 130 Muslim Sharia Courts
Over 50 Muslim Sharia Councils

Muslims-Only No-Go Areas Across The UK.
Muslim Women ... 78% don't work and are on FREE benefits/housing.
Muslim Men ... 63% don't work and are on FREE benefits/housing.
Muslim Families 6-8 children planning to go on FREE benefits/housing.
Now all UK schools are ONLY serving HALAL MEAT !

All this achieved by just 4 million Muslims out of the 66 million population!
This is an eye opening for all non-Muslims

 *Quotes regarding Islam by some Western philosophers:*

1. Leo Tolstoy (1828-1910):
"Islam will rule the world one day, because in it there is a combination of knowledge and wisdom".

2. Herbert Wells (1846-1946):
"Until the effectiveness of Islam again, how many generations will suffer atrocities and life will be cut off, then one day the whole world will be attracted to it, on that day there will be Dilshad and on that day the world will be inhabited.


3. Albert Einstein (1879-1955):
"I understand that the Muslims did it through their own intelligence and awareness which the Jews could not do. In Islam it is the power that can lead to peace".


4. Huston Smith (1919):
"The faith which is upon us and this is better than us in the world, then it is Islam. If we open our hearts and minds for it, then it will be good for us".


5. Michael Nostradamus (1503-1566):
"Islam will be the ruling religion in Europe, but the famous city of Europe will become the Islamic State capital."


6. Bertrand Russell (1872-1970):
"I read Islam and realized that it is to be the religion of all the world and all humanity." Islam will spread throughout Europe and in Europe the big thinkers of Islam will emerge. One day it will come that Islam will be the real stimulus of the world. ".


7. Gosta Lobon (1841-1931):
"Islam only talks about peace and reconciliation. Invite Christians to appreciate the faith of reform."


8. Bernard Shaw (1856-1950):
"The whole world will accept Islam religion one day and if it can not even accept the real name, it will accept it by the name of metaphor." West will accept Islam one day and Islam will be the religion of those who have studied in the world. "


9. Johann Geith (1749-1832):
"We all have to accept Islam religion sooner or later. This is the real religion. If am called a Muslim, I will not feel bad, I accept this right thing."


Elias Hj Idris

Muka-muka puak Wahhabi di Malaysia

 Sejarah Wahabi di Arab Saudi

Aliran Wahhabi ini sebenarnya didedikasikan kepada nama pengasasnya, iaitu Muhammad bin Abdul Wahhab yang lahir di Najed pada tahun 1111 H sampai 1699 M. Pada mulanya dia merupakan seorang pedagang dengan aktivitinya berpindah dari satu negara ke negara yang lain untuk berniaga. Di antara beberapa buah negara yang sudah pernah disinggahinya ialah Syam (skrg Syria), Iran, Baghdad dan India.

Hadits riwayat Imam Bukhari tentang nubuwwah akhir zaman, Nabi saw secara khusus ada menyebutkan bahawa dari Bani Tamim, suku Muhammad bin Abdul Wahhab itu berasal, akan muncul sekelompok kaum Khawarij yang ibadahnya sangat hebat dan rajin membaca Al Qur’an (Ibnu Muljam, yang membunuh Sayyidina Ali Bin Abi Thalib juga hafal Al-Qur'an), namun mereka sebanarnya tidak memahami isi al-Qur'an - semuanya terbatas sekadar di kerongkongan mereka saja.

Telah diriwayatkan kepada kami oleh Abu Al-Yaman kepada kami Syu’aib dari Az Zuhriy berkata dia, telah dikatakan kepadaku Abu Salamah bin Abdur-Rahman bahawa Abu Sa’id Al Khudriy r.a berkata; ketika kami sedang bersama Rasulullah saw yang sedang membagi-bagikan (harta), kemudian datanglah Dzul Khuwaishirah, laki-laki dari Bani Tamim lalu berkata; Wahai Rasulullah saw, tolong berlaku adillah engkau.

Maka baginda berkata: Celaka kamu! Siapa yang bisa berbuat adil kalau aku saja tidak dapat berbuat adil. Sungguhlah kamu telah mengalami keburukan dan juga kerugian yang amat besar jika aku tidak berbuat adil.

Kemudian ‘Umar berkata; Wahai Rasulullah saw, izinkanlah aku untuk memenggal batang lehernya! Rasulullah saw berkata: Biarkanlah dia, karena dia nanti akan memiliki teman-teman yang salah seorang dari kalian memandang remeh solatnya dibandingkan solat mereka, puasanya dibandingkan dengan puasa mereka. Mereka membaca Al-Qur’an, akan tetapi tidak sampai ke tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti melesetnya anak panah dari sasaran (haiwan buruan). (H.R. Bukhari 3341)

Semenjak tahun 1125 H/1713 M pada awal sejarah lahirnya Wahhabi di Arab Saudi, dia mula terpengaruh seorang orientalis Inggeris bernama Mr. Hempher yang bekerja sebagai seorang mata-mata dari Inggeris yang ada di Timur Tengah. Pada saat itulah, Muhammad bin Abdul Wahhab menjadi alat untuk Inggeris dalam menyebarkan ajaran yang barunya. Sebenarnya Inggeris sendiri memang sudah berhasil untuk membangun berbagai sekte juga merupakan ajaran agama baru tepatnya di tengah-tengah dunia Islam seperti Baha’i dan Ahmadiyah. Di samping itu, Muhammad bin Abdul Wahhab sendiri termasuk sasaran daripada program kerja kaum kolonial, yakni termasuk aliran Wahhabi ini.

Awalnya Muhammad bin Abdul Wahhab sebagai tokoh Wahhabi yang utama hidup pada lingkungan sunni sebagai pengikut dari mazhab Hanbali, termasuk ayahnya, Syeikh Abdul Wahhab sebagai seorang sunni yang begitu baik serta guru-gurunya. Akan tetapi, sejak awal ayah beserta guru-gurunya memiliki firasat buruk tentang Muhammad bin Abdul Wahhab ini bahawa dirinya akan sesat serta bakal menyebarkan kesesatannya. Tidak hanya itu saja, mereka telah berpesan kepada orang ramai agar berhati-hati dengannya. Namun, ia tidak perlu makan waktu yang , akhirnya firasat tersebut pun terbukti benar.

Sesudah hal tersebut terbukti, maka ayahnya pun memberi peringatan dan menentang. Di samping itu, abang kandungnya yang bernama Sulaiman bin Abdul Wahhab sebagai ulama besar daripada mazhab Hanbali menulis buku bantahan yang berjudul “As Sawaiquillahiyah Fir Raddi Alal Wahabiyah”. Tak ketinggalan juga salah seorang daripada gurunya yang ada di Madinah, yakni Syekh Muhammad bin Sulaiman Al-Kurdi as-Syafii, telah menulis surat yang isinya tentang nasihat, di mana beliau menasihati Muhammad bin Abdul Wahhab agar menjaga lisannya dalam mengkafirkan kaum Islam dan menyuruhnya untuk mengajarkan kebenaran!

Salah satu ajaran yang telah diyakini Muhammad bin Abdul Wahhab, iaitu mengkufurkan kaum Islam sunni yang mengamalkan ziarah kubur, tawwassul, maulid Nabi Muhammad saw dan sebagainya. Beragam dalil yang telah disampaikan oleh ahlus-sunnah wal jamaah berhubung dengan hal ziarah kubur, tawasul dan maulid yang ditolak dengan tanpa alasan yang bisa diterima. Tidak hanya itu saja, justru dia pun berbalik telah mengkafirkan para kaum muslimin semenjak 600 tahun sebelumnya, bahkan gurunya sendiri. Meskipun orang-orang yang di sekelilingnya sudah banyak menasihatinya, namun dia tak menerima pakai nasihat-nasihat tersebut. Maka dari sinilah muncul sejarah Wahhabi dalam agama Islam di mana telah banyak mempengaruhi umat Muslim.

Salah satu daripada pengikutnya, iaitu penguasa Dariyah, yakni Muhammad bin Saud yang meninggal pada tahun 1278 H/1765 M meyakni seorang pengasas dari dinasti Arab Saudi, (di mana kemudian hari telah menjadi mertuanya). Sedari awal, Muhammad bin Abdul Wahhab begitu cukup gemarr mempelajari berbagai macam sejarah nabi-nabi yang palsu, yakni Tulaihah Al-Asadiy, Asad Al-Ansiy, Musailamah Al-Kadzdzab dan sebagainnya. Sementelah dia sendiri pun memiliki keinginan untuk mengaku nabi sebab dia menyebut pengikut-pengikut yang ada di daerahnya denganjulukan Al-Anshar, sementara pengikutnya yang ada di luar daerah telah dinamakan Al-Muhajirin.

Di mana jika seseorang itu hendak menjadi pengikutnya maka dia mesti mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapannya lalu wajib mengakui sebelum memasuki doktrin Wahhabi bahawa dirinya itu adalah musyrik, sama halnya terhadap kedua orang tuanya. Sejak itu, sampai kini fahaman yang bernama Wahhabi itu mulai mengendalikan sistem pemerintahan Arab Saudi. Bahkan tidak lama kemudian pengaruh daripada gerakan Wahhabi pun segera bersifat global. Bahkan pihak berkasa Riyadh sendiri pun telah mengeluarkan jutaan dolar USD setiap tahun demi menyebarkan ideologi atau faham Wahhabi ini.

Di Indonesia sendiri yang asalnya medan penganut mazhab Syafi'i juga tidak luput daripada terkait fitnah akhir zaman dari golongan Wahhabi. Di mana banyak tokoh Wahhabi Indonesia beserta ajarannya telah cukup untuk meresahkan kaum muslimin di sana. Kebelakangan ini pun Khalid Basalamah dan Abu Aqila yang tegas membuat fitnah terhadap Syaikh Al-Azhar, Mesir.

Di samping itu, kaum Wahhabi pun tidak pernah menghargai berbagai peninggalan sejarah umat Islam serta tidak menghormati ajaran agama Islam. Bahkan semula kubah hijau atau Al-Qubbatul Khadra sebagai tempat Rasulullah saw dimakamkan pun hendak dihancurkan lalu diratakan menggunakan tanah. Itulah ulasan mengenai sejarah Wahhabi di Arab Saudi dari Muhammad bin Abdul Wahhab.
Elias Hj Idris
1) Al Wahhabiyyah ialah satu kumpulan yang mengikut Muhammad bin Abdul Wahhab yang terbit dari Najd, Hijaz ini telah membuktikan isyarat Nabi SAW dengan keluarnya tanduk syaitan dalam riwayat Imam Al Bukhari.

2) Muhammad bin Abdul Wahhab tidak mengakui seorang pun sebagai Islam di atas muka bumi selain daripada jemaahnya dan semua yang menyalahinya dikirim orang untuk membunuh ketika tidur kerana dia mengkafirkan orang Islam dan halal darah mereka. Lihat kitab dan selain keduanya.
(4/262ج ) المحتار رد حاشية و 276 ص) الوابله السحب

3) Ulama sezamannya telah memberi peringatan untuk menjauhinya bahkan bapanya sendiri As-Syeikh Abdul Wahhab dan abangnya As-Syeikh Sulaiman. Abangnya mengarang dua kitab untuk menolak Muhammad B Abdul Wahhab.
Pertama
فصل الخطاب فبي الرد على محمد بن عبد الوهاب
Kedua
الصواعق الإلهية في الرد على الوهابية
begitu juga gurunya memberi amaran seperti Muhammad b Sulaiman Al-Kurdi di dalam kitabnya Al Fatawa.

4) Golongan Wahhabi berkata sesungguhnya Allah duduk di atas ‘arash dan Allah duduk bersama Muhammad pada hari kiamat. Semoga Allah jauhkan kita daripada akidah yang kufur ini. Sila rujuk
(كتاب مجموع الفتاوى (ج4/374) و بدائع الفوائد (ج4/40)

5) Golongan Wahhabi mempertahankan mereka yang mengatakan alam ini ada bersama dengan Allah Ta’ala sejak azali. Moga Allah jauhkan kita daripada akidah yang membawa kekufuran ini. Rujuk kitab-kitab berikut
موافقة صريح المعقول (ج1/75)
ومنهاج السنة (ج1/24) ونقد مراتب الإجماع
168-شرح حديث عمران بن الحصين ص 193-شرح حديث النزول 161- مجلة التمدن محرم 1381ه ص 387

6) Golongan Wahhabi mengatakan Allah Ta'ala ada mulut seperti yang tertulis dalam kitab mereka yang bernama As-Sunnah muka surat 77.

7) Golongan Wahhabi mengatakan : Umat Nabi Muhammad syirik dan syirik mereka itu lebih teruk daripada syirik menyembah berhala. Rujuk kitab
281 و 266 ص التوحيد مجموعة.

8) Wahhabi mengkafirkan ahli Syam, Maghrib, Yaman, Iraq dan Mesir. Rujuk kitab
217 ص المجيد فتح

9) Wahhabi mempertahankan mereka yang berkata neraka itu hancur tidak kekal seorang pun dan menganggap mempertahankan akidah ini mendapat pahala. rujuk kitab mereka
التعليق و 260 ص الأرواح حادي على رفع الستار ص 32

10) Wahhabi mengatakan Siti Hawa
رضي الله عنها
adalah seorang musyrik seperti yang tersebut di dalam kitab Ad-Din Al-Khalish Juzuk 1 muka surat 160.

11) Wahhabi mencela sahabat Nabi yang mulia iaitu Bilal b Al-Haarith Al-Mazani Radhiallahu ‘Anhu dengan kufur dan melakukan syirik. Ini terdapat di dalam ta’liq mereka kepada kitab Fathul Baari cetakan Dar Ar Rayyan lilturath juzuk 2 muka surat 575.

12) Wahhabi mengatakan, Abu Jahal dan Abu Lahab lebih kuat tauhid dan tulus imannya daripada sekalian muslim yang menyebut kalimah
لا اله إلا الله محمد رسول الله
Rujuk kitab yang bernama
كيف نفهم التوحيد ص16 .

13) Wahhabi mengkafirkan mereka yang berpegang dan bertaqlid kepada satu mazhab daripada mazhab yang empat seperti yang tercatat dalam kitab yang bernama
الأربعة المذاهب من معين مذهب باتباع ملزم المسلم هل
dan mengatakan sesungguhnya taqlid itu raja kepada syirik seperti yang terdapat di dalam kaset salah seorang ulama mereka.

14) Firman Allah Ta’ala: “Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan sesiapa yang melakukan syirik dengan-Nya”
Wahhabi berkata, “Sesungguhnya Allah mengampunkan setengah daripada syirik seperti yang terdapat di dalam kitab
الألباني فتاوى351 ص

15) Imam Bukhari mentakwilkan di dalam kitab sahihnya firman Allah, “Setiap sesuatu akan binasa kecuali wajah Allah" - Al-Qasas ayat : 88 dengan berkata kecuali kekuasaa-Nya namun Wahhabi mengatakan sesiapa yang mentakwil dengan takwilan ini maka dia bukan muslim seperti tercatat di dalam kitab
فتاوىالألباني ص 523

16) Wahhabi mengatakan sesungguhnya sesiapa yang solat serta berpuasa dan berkata dengan lidahnya “...sahaja aku solat atau sahaja aku berpuasa” diazab di dalam neraka. Ini tercatat di dalam akhbar yang benama Australia Islamic Review 26 Mac dan 9 April 1996 muka surat 10.

17) Wahhabi menghalalkan darah sesiapa yang berselawat ke atas Nabi SAW secara kuat selepas azan dan menganggap ia lebih teruk daripada zina. Lihat akhir kitab Tarikh Al Sultonah Al-Uthmaniyyah dan kitab Ad-Dalil Al-Kaafi.

18) Wahhabi mengharamkan sambutan maulid- ur Rasul seperti yang terdapat di dalam kitab mereka
مهمة فتاوى45 ص
dan hampir mengkafirkan mereka yang menyambut maulid seperti yang terdapat di dalam kitab
الإنسان صيانة 233 ص
tetapi mereka mengharuskan bagi mereka untuk berkumpul untuk ceramah sirah Muhammad b Abdul Wahhab sempena tahun kelahiran dan wafatnya. Lihat kitab
والدي هذا 123 ص

19) Wahhabi mengatakan bacaan Al-Quran kepada orang muslim yang mati termasuk dalam kesesatan seperti di dalam kitab
مهمة فتاوى 32 ص

20) Wahhabi mengharamkan ziarah orang hidup kepada orang hidup pada dua hari raya. Lihat kitab
فتاوىالألباني ص 63

21) Imam Ali Radhiallahu ‘Anhu mengatakan “Keluar pada dua hari raya kepada kubur termasuk daripada sunnah". Riwayat Al-Baihaqi. Tetapi Wahhabi mengatakan haram ziarah kubur pada dua hari raya seperti tercatat di dalam kitab Fatawa Al-Albani.

22) Wahhabi bercita-cita untuk menghancurkan kubah hijau Rasulullah SAW dan menggalakkan kepada yang demikian. Lihat kitab
الساجد تحذير 68 ص

23) Sabda Nabi SAW :
شفاعت له جبت و قبري زار من
“Sesiapa yang mengziarahi kubur aku dan diwajibkan baginya syafaat aku” Hadith disahihkan oleh Al-Hafiz As-Subki dan selainnya tetapi Wahhabi mengharamkan ziarah kubur Nabi SAW seperti di dalam kitab mereka
الكبرى الفتاوى 142 ص

24) Sabda Nabi SAW
إذا كانت ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها و صوموا نهارها
Apabila malam nisfu Sya’ban maka "...dirikan malam dan berpuasalah pada siang hari” Riwayat Ibnu Majah tetapi Wahhabi mengharamkan mendirikan malam nisfu sya’ban di dalam kitab mereka
مهمة فتاوى 57 ص

25) Firman Allah SWT
فالذين ءامنوا به و عزروه و نصروه و اتبعوا النور الذي انزل معه أولئك هم المفلحون
"Maka orang-orang yang beriman kepadanya dan memuliakannya juga menolongnya serta mengikut cahaya yang diturunkankepadaya (Al-Quran) mereka itulah orang-orang yang berjaya”  - Al-‘A’raaf :157 tetapi Wahhabi menghalalkan darah mereka yang membesarkan dan memuliakan Rasulullah SAW seperti tercatat di dalam kitab mereka
مجموعة التوحيد ص 139

26) Nabi SAW bersabda: “Demi diri aku di dalam kekuasaa-Nya, membunuh orang mukmin itu lebih besar di sisi Allah daripada seluruh isi dunia” Riwayat An-Nasaie tetapi Wahhabi menghalalkan darah orang islam sehingga ke timur Jordan di mana disembelih orang wanita dan kanak-kanak sehingga bilangannya mencecah 2,750 - lihat akhbar As-Sofa April 1924.

27) Wahhabi menghalalkan darah jemaah tabligh dan mengkafirkan ketua-ketua mereka As-Sheikh Khalid An-Naqsyabandi dan As-Sheikh Muhammad Ilyas dan As-Syeikh Muhammad Zakariyya, As-Sheikh Muhammad In’aam Al-Hasan Rahimahumullahu. Lihat kitab mereka
التبليغ جماعة من التحذير في البليغ القول

28) Telah ittifaq ulama’ dan orang awam daripada orang Islam bahawa ayat
البصير السميع هو و شئ كمثله ليس
“Adalah Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dan Dia maha mendengar lagi maha melihat” - As-Syura:11 di mana ayat ini menunjukkan Maha suci Allah daripada menyerupai makhluk adapun Wahhabi berkata, ayat ini tidak sunyi daripada tasybih bagi Allah dengan makhluk seperti yang tertulis dalam kitab mereka
بغية المرتاد ص178

29) Sahabat Nabi Abdullah bin ‘Amr adalah beliau menggantungkan di atas tengkuk anaknya azimat daripada ayat-ayat Al-Quran dan daripada zikir. Diriwayatkan oleh At-Tirmizi dan Al-Bukhari di dalam kitab mereka
العباد أفعال خلق
dan selain keduanya. Adapun Wahhabi mengharamkan dan menjadikannya jalan-jalan
kepada syirik di dalam kitab mereka iaitu
مهمة فتاوى111 ص

30) Rasulullah SAW membenarkan wanita memakai emas seperti mana riwayat Ibnu Majah dan selainnya, tetapi Al-Albani mengharamkan memakai gelang, rantai dan cincin dan seumpamanya daripada emas kepada wanita. Rujuk kitab
الزفاف آداب 132 ص

31) Wahhabi mengatakan orang yang berpuas jika bercium atau menyentuh atau bermesra-mesra atau berpelukan tanpa setubuh dan keluar mani atau mazi tidak membatalkan puasa. Ini dinaqalkan oleh penulis kitab
الإنصاف عن زعيمهم ج 3 ص 301 و 315

32) Wahhabi mengatakan onani, iaitu mengeluarkan mani sama ada sebab mencium isteri atau dengan tangan tidak membatalkan puasa seperti yang tersebut di dalam kitab
المنه تمام418 ص

33) Wahhabi mengharamkan ke atas umat Islam berkumpul untuk membaca Al-Quran atau mengajar agama sebelum solat Jumaat seperti yang terdapat dalam majalah mereka
آب السادس العدد ذكرى 26 و 25 ص 1991

34) Wahhabi mengharamkan menyebut “Sodaqallahul 'Adzim” selepas membaca Al-Quran seperti yang tersebut di dalam majalah mereka
العلمية البحوث

35) Wahhabi mengharamkan ke atas orang Islam kekal di bumi Palestin dan menyuruh mereka keluar dan meninggalkan kepada Yahudi seperti terdapat di dalam kitab mereka
في الأردنية اللواء جريدة و 18 ص الألباني فتاوى7/8/1992

35) Wahhabi mengatakan As-Syeikh Hassan Al-Banna Rahimahullah sebagai musyrik kerana mengajak kepada syirik dan kesesatan seperti tertulis dalam majalah mereka
اني كانون 830ى العدد الم1996

36) Rasulullah SAW mengajar seorang lelaki buta agar berdoa
اللهم إني أسألك و أتوجه إليك بنبيك محمد نبي الرحمة يا محمد إني أتوجه بك إلى ربي في حاجتي لتقضى لي صححه
Hadith disahihkan oleh At Thobrani dan selainnya tetapi Wahhabi mengkafirkan mereka yang bertawassul dan beristighasas dengan Rasulullah SAW seperti yang terdapat dalam kitab mereka
التوحيد مجموعة 139 ص

Semoga Allah memelihara kita dan anak cucu kita daripada fahaman takfir, tasyrik dan tabdi' yang menghalalkan darah umat Islam ini. Semoga apa yang saya catatkan ini kerana Allah tidak kerana yang lain selain-Nya. Ayuh kita kembali kepada Al-Quran dan Al-Hadith seperti mana yang difahami oleh salafunassoleh daripada imam-imam mazahib dan para ulama yang tulus berantaian daripada Nabi Muhammad SAW sehingga kepada kita pada hari ini.
Allahul Musta'aan..

Ustaz Mohd Al-Amin Bin Daud Al-Azhari
BA (Hons)Usuluddin Akidah dan Falsafah
Universiti Al-Azhar Mesir.
Elias Hj Idris

1. Sejak Mahathir menjadi PM 1982-2004 (22 tahun) ekuiti bumiputera hanya meningkat 4% kepada 19.5% tahun 2004. 4 % sahaja sejak 22 tahun jadi pemimpin drakonian. Syarikat milik UMNO - UEM, Hatibudi,NST, TV3, Cold Storage, Commerce Merchant, BOC, AMI dan berpuluh syarikat Pernas - MMC, Hilton, Tradewinds dijadikan milik kroni Mahathir, Tun Daim dan Anwar Ibrahim. Ratusan bilion dibelanja untuk industri berat Hicom, Perwaja, Proton, Dayabumi, KLCC dan Putrajaya yang hanya menguntungkan bukan Melayu dan ahli keluarga mereka.

2. Sesiapa yang melawan akan dihumban ke dalam ke dalam lubang penjara Mahathir. Masa depan mereka gelap. ISA digunakan untuk menutup mulut kawan dan lawan. Itulah Mahathir. Siapa tidak kenal. Maha Firaun!

3. Ada satu persamaan yang kita dapat kesan dari semua skandal Mahathir ketika dia berkuasa sebagai PM. Beliau menggunakan kuasanya untuk menyelamatkan diri. Paling penting ialah "mengkambing hitamkan" sesiapa sahaja dia mahu dari kawan, orang politik dan pegawai kerajaan /GLC yang pernah bekerja dengannya. Yang penting dia selamat. Ada banyak isu namun kita pilih beberapa sebagai membuka mata rakyat yang berkata sucinya Mahathir sehingga dianggap Tuhan Baru mereka kini.

Skandal BMF: Ahli Lembaga Pengarah Didakwa; Jalil Ibrahim Dibunuh

Abang ipar Mahathir Tun Ismail Haji Mohamed Ali (1962-1980) sebagai Gabenor Bank Negara ketika Mahathir sebagai TPM dan Menteri MITI. Tun Ismail Haji Mohamed Ali juga adalah Pengerusi PNB (1978 - 1996). Perbadanan Nasional Berhad (PNB) adalah Pemegang saham terbesar BBMB / BMFL. Apakah Mahathir juga mahu menutup penglibatan Tun Ismail selaku Gabenor atau Pengerusi PNB?

4. Carrian Holding diberi pinjaman seawal 1979. Sebelum Julai 1981 Mahathir Mohamad merupakan Timbalan Perdana Menteri merangkap Menteri MITI. Gabenor Bank Negara Malaysia sehingga tahun 1980 adalah abang ipar Mahathir iaitu Tun Ismail Haji Mohamed Ali (Julai 1962 - Julai 1980). BMFL adalah anak syarikat BBMB, Perbadanan Nasional Berhad (PNB) adalah Pemegang saham terbesar BBMB. Tun Ismail Haji Mohamed Ali (1978 - 1996) adalah Pengerusi PNB malah sehingga Mahathir menjadi PM selepas tahun 1981 abang iparnya tetap berkuasa terhadap PNB dan BBMB.

5. Jadi tidaklah menghairankan sehingga 1982, BBMB dan BMF di Hong Kong di bawah kuasa penuh Mahathir selaku Perdana Menteri terus melakukan transaksi pinjaman yang melangkaui had yang dibenarkan oleh Bank Negara Malaysia. BMFL seolah-olah bergantung kepada Carrian Holdings dan membuat pinjaman dengan pelbagai nama serta syarikat. Tengku Razaleigh Hamzah adalah Menteri Kewangan yang menjadi kambing hitam!

6. Lakonan Mahathir ialah pada 16 November 1982 hanya berpura-pura mendengar taklimat dari Bank Negara sedangkan beliau telah mengarahkan sepasukan pemeriksa ke Hong Kong pada 12 Julai 1982. 12 November 1982 BBMB menghantar pasukan juru audit untuk membuat penyiasatan. Hanya 22 November 1982 Allahyarham Jalil Ibrahim Pegawai Jabatan Audit Dalaman sebagai Penolong Pengurus Besar BMFL dihantar di Hongkong. Apa tindakan Tun Ismail selalu Pengerusi PNB yang juga pemegang terbesar saham BBMB bekas Gabenor Bank Negara yang tentu terlibat dengan pinjaman Carrian Holdings itu? misteri!. Akhirnya Jalil Ibrahim dibunuh dan kematian misterinya tidak berjawapan sehingga ke hari ini!. Alfatihah buat Jalil.

6. Tun Daim sebagai Menteri Kewangan, diarah Mahathir mengistiharkan kes BMF rugi sebanyak RM 2.0 billion ditutup. Pada 17 September 1984, pinjaman bermasalah BMF ditanggung oleh BBMB sejak 31 Disember 1983 telah di 'bailed out' oleh Petronas. Hebat tak Mahathir tutup semua skandalnya. Tidak hairanlah ia tidak berakhir dengan BBMB tetapi terus melingkupkan Perwaja Steel selepas itu.

7. Melengkapkan lakonan Mahathir, maka dalam Laporan Kertas Putih Laporan Akhir Jawatankuasa Penyiasat Bumiputra Malaysia Finance Limited (Hong Kong) pada tahun 1986, Mahathir membuat surat perakuan kononnya beliau tidak terlibat. Itulah cara Mahathir mencuci tangannya!
SKANDAL PERWAJA STEEL- ERIC CHIA MENYELEWENG
Lihat sekali lagi Bank Bumiputra di pergunakan oleh Mahathir. Yang kaya merompak ialah Eric Chia.

Kenyang Proksi Mahathir Menipu

8. Syarikat Perwaja Steel Sdn Bhd (PERWAJA) atau Perwaja Trengganu Sdn Bhd ditubuhkan pada 1982 untuk merintis ‘Projek Besi Keluli Kebangsaan’. Syarikat ini menanggung beban hutang berjumlah RM10 bilion membabitkan RM926 juta dalam liabiliti semasa, RM6 bilion dalam liabiliti jangka panjang dan kerugian terkumpul sebanyak hampir RM3 bilion. Pada tahun 1989 Mahathir melantik Eric Chia rakan baiknya sebagai Pengarah Urusan Perwaja kononnya untuk memulihkan Perwaja tetapi hakikatnya Eric merompak lebih banyak wang dari Perwaja.

9. Perwaja melingkup, Eric Chia meletak jawatan pada tahun 1995. Pada tahun 1998 Mahathir berkata akan mendakwa Eric Chia jika bukti mencukupi tetapi dia tidak berbuat demikan sehingga habis pemerintahannya. Tan Sri Eric Chia Eng Hock ditahan berhubung kes penyelewengan dalam Perwaja melibatkan kerugian RM2.9 bilion pun hanya pada tahun 2004 (pecah amanah RM76.4juta) ketika Tun Abdullah Ahmad Badawi sudah menjadi Perdana Menteri. Namun dibebaskan pada tahun 2007 selepas pendakwa didapati gagal membuktikan kes terhadapnya.
10. Mahathir sipemberi wang kerajaan selamat, Eric Chia dibicarakan dan dibebaskan sehinggalah kesnya ditutup selepas kematiannya tahun 2008. Itulah Mahathir dia tak mungkin bersalah. Sekalipun alasan dan surat-surat Mahathir digunakan untuk menyelamatkan Eric Chia.

Skandal PKFZ: Liong Sik yang Kena!

11. Kes yang tidak kurang menariknya ialah kes Skandal Port Klang Trade Zone (PKFZ). Pendakwaan kes ini dibuat tahun 2011 melibatkan begitu ramai individu termasuk tokoh-tokoh politik kerana peningkatan kos PKFZ sehingga 4 kali ganda, dari RM1.1 bilion hingga RM4.6 bilion. Ramai yang terlibat terdiri dari pegawai dan tokoh pemimpin dipanggil termasuk Tun Mahathir.

12. Apakah pertuduhannya? untuk menyelamatkan sesiapa yang terlibat ialah Dr Ling Liong Sik selaku bekas Menteri Pengangkutan dituduh dimahkamah menipu kerajaan Malaysia apabila tidak mendedahkan kepada Jemaah Menteri fakta berkaitan kadar faedah sebanyak 7.5 peratus setahun adalah tambahan kepada harga pembelian tanah pajakan negeri 7324 Lot 67894 yang berasaskan RM25 skp (sekaki persegi) iaitu RM1,088,456,000 sedangkan beliau tahu Jabatan Penilaian dan Perkhidmatan Harta (JPPH), dalam menentukan nilai kadar RM25 skp, telah mengambil kira kadar kupon/faedah. Termasuk dua pertuduhan pilihan lain.

13. Sekali lagi tugas Mahathir di mahkamah hanya berkata, "Saya minta maaf. Saya berkata jujur. Saya hanya kata saya mungkin menggunakan istilah itu secara tidak tepat sebab saya tak biasa. Budak sekolah memang faham perkataan tunai tetapi dia tak faham apa itu harga tunai, harga kontrak, harga pembelian atau harga istimewa. Saya seperti budak sekolah pada ketika itu."

14. Apa jadi pada skandal ini? Ling Liong Sik dibebaskan dari tuduhan pada tahun 2013. Bekas Pengurus Besar Lembaga Pelabuhan Klang (LPK) Datin Paduka O.C. Phang pula bebas dari pertuduhan pecah amanah melibatkan RM254.85 PKFZ selepas tujuh tahun bicara. Mahathir dan Ling Liong Sik senyum.

15. Pada Ogos 2016, seorang lagi "kambing hitam" Dr Mahathir iaitu Datuk Ismail Zakaria bekas Ketua Pegawai Eksekutif (CEO) Sime Bank didapati bersalah atas empat pertuduhan di bawah Akta Perbankan dan Institusi Kewangan (Bafia) 1989 dan Mahkamah Tinggi menjatuhkan hukuman denda RM600,000.

16. Pada 12 September 2011, Ismail dilepaskan dan dibebaskan oleh Mahkamah Sesyen daripada empat pertuduhan bertindak di luar bidang kuasanya meluluskan pinjaman berjumlah RM175 juta kepada syarikat Everise Capital Sdn Bhd anak syarikat Repco Capital milik proksi Mahathir, Low Thiam Hock antara 20 September 1997, dan 21 Oktober 1997. ( Pinjaman berperingkat RM59 juta, RM50 juta, RM40 juta dan RM26 juta).

17. Ismail Zakaria meletakkan jawatannya selepas Sime Bank yang merupakan antara empat bank terkemuka negara pada ketika itu mencatatkan kerugian RM1.81 bilion sebelum cukai bagi tempoh enam bulan berakhir 31 Disember 1997. Kerugian itu disebabkan pemberian beberapa pinjaman saham bernilai ratusan juta ringgit dan ekoran itu memerlukan suntikan modal lebih RM1.2 bilion untuk membolehkannya terus beroperasi. Kerugian bank tersebut dilaporkan selepas satu tahun diambil alih oleh Sime Darby Bhd. Bank berkenaan sebelum ini dikenali sebagai United Malayan Banking Corporation (UMBC).

18. Itulah kuasa magik Mahathir. Wahyu Mahathir yang berkuasa ketika itu. Siapa berani tidak meluluskan arahan Mahathir untuk memberi pinjaman kepada syarikat taikun atau proksi Mahathir? Beranikah Datuk Ismail Zakaria tidak meluluskan pinjaman kepada Pengerusi Eksekutif Repco Holdings Bhd. (Repco), Low Thiam Hock.

19. Repco Low juga didapati bersalah oleh Mahkamah Sesyen pada Januari 2016 atas pertuduhan mewujudkan kekeliruan terhadap harga saham syarikat itu di Bursa Malaysia tahun 1997. Repco Low didakwa atas pertuduhan mengarahkan seorang wakil Sime Securities Sdn. Bhd. membeli saham Repco Holdings dengan menyerap apa-apa harga tawaran saham itu yang ditawarkan oleh penjual saham di Bursa Saham Kuala Lumpur. Perbuatan itu dikira boleh menimbulkan kekeliruan berhubung harga saham Repco di pasaran.

20. Bayangkan ini – Bayangkan saham Repco diniagakan pada harga RM5 sesaham pada tahun 1996, kemudiannya dimanipulasi sehingga mencecah RM140 sesaham setahun kemudian dan pada tahun 1998, ianya menjunam kepada RM2.98 sesaham. Kaunternya kemudian digantung pada tahun 2000 dan dinyahsenarai 3 tahun kemudian – yang menyebabkan beribu kehilangan wang mereka.

Sekali lagi Surat Mahathir: PM tidak tahu membeli
saham sendiri (Insider trading) adalah satu kesalahan?

21. Apakah cara Mahathir melepaskan diri?
Sekali lagi Mahathir membuat surat perakuan ketika menjadi PM dengan membuat surat bertarikh 18 Oktober 2000 kepada Pengerusi Suruhanjaya Sekuriti berhubung penglibatannya dengan Repco Low berhubung memanipulasi pasaran saham. Ia subahat yang licik. Akhirnya Repco Low juga ke dalam.

22. Bagaimana dengan Mahathir? masih menikmati saat indah melihat anaknya Tersenarai sebagai ke 28 terkaya di Malaysia. Mukhriz Mahathir pemilik Opcom Holding Berhad yang dapat projek kabel fiber optik zaman Mahathir menerima projek Rundingan Terus Bernilai RM214.2 juta sejak tahun 2003. Malah pada 22 Julai 2016 sehari selepas Saman Sivil Jabatan Kehakiman AS terhadap beberapa individu yang dikaitkan dengan IMDB sehingga kepada pembekuan Aset dibawah Kleptocracy Asset Recovery Initiative, Bursa Saham mengumumkan Dato' Seri Mukhriz Mahathir menambahkan kepentingannya di Opcom Holding Berhad melalui Syarikat KAF Nominees Sdn Bhd dan EB Nominess Sdn Bhd penambahan 29%. Mahathir dan anak-anak jugalah yang kaya.

23. Apapun Mahathir belum senang duduk kerana kes Forex Bank Negara rugi AS10 bilion bakal dihadapinya. Sama-sama menantikan dramanya selepas CIA mendedahkan penglibatan Mahathir dalam Skandal BMFL.
Elias Hj Idris
https://www.facebook.com/abuyassinf/videos/1410209295683581/
Elias Hj Idris


Rosmah Mansor pakai jam tangan bernilai RM350,000

Beberapa ketika dahulu rakyat 1Malaysia telah dikejutkan dengan beberapa acessories milik Rosmah Mansor antaranya bag tangan 'Birkin' yang mencecah ratusan ribu RM dan juga 'Bangle' atau gelang tangan yang bernilai jutaan RM dan cincin RM24Juta.

Rosmah Mansor dikatakan memiliki sekurang-kurangnya 11 beg tangan mewah jenama Birkin dianggarkan Rosmah membelanjakan minima RM638,000 hingga maksima RM5,192,000 untuk membeli beg tangan berkenaan.

Bagi beg edisi terhad miliknya pula harga sebuah beg tangan dikatakan mencecah RM28,000 (US$ 9,000) hingga RM472,000 (US$150,000) bagi setiap satu.. sila baca di ( SINI )

Cincin berlian yang dikenali sebagai ‘Natural Fancy Blue Gray Cushion Cut” miliknya itu berharga lebihkurang RM24 Juta.. sila baca di ( SINI )

Kali ini kita akan melihat lagi koleksi barangan mewah milik Rosmah Mansor iaitu jam tangan pula..

Terkini koleksi yang jam tangan yang dipakai Rosmah dalam satu majlis yang dihadirinya di Vietnam berjaya dirakam lensa kamera…



Ianya dikatakan dikatakan bernilai antara £70,000 - £100,000. Dan harga tersebut tidak termasuk duti import lagi...

Atau dalam nilai RM lebih kurang RM350,000 hingga RM500,000 sahaja..

Dengan mengambil kira gaji minimum baru bagi Semenanjung Malaysia iaitu sebanyak RM900 manakala di Sabah dan Sarawak diletakkan pada paras RM800.. rakyat Malaysia perlu mengambil masa selama seperti perkiraan di bawah untuk memilikinya..

RM900 x 12 (bulan) = RM10800 x 46 tahun 4 bulan = RM500,400

Ini bermakna mereka memerlukan sekurang-kurangnya 46 tahun lama untuk memiliki jam tangan mewah berjenama Franck Muller ini..

*perkiraan itu berdasarkan gaji minima dimana rakyat Malaysia yang punya gaji minima itu dianggap tidak makan dan minum* he..he..he.. boleh ke?

Harga jam tangan Rosmah Mansor sahaja sudah menyamai 1-2 buah harga rumah yang agak selesa..

Perlu kita ketahui bahawa Jenama Franck Muller merupakan salah satu jenama yang telah menghasilkan antara jam tangan paling mahal di dunia yang bernilai USD2.4 juta.



Persoalannya di sini ialah..

1~ Bagaimana beliau boleh berbelanja mewah seperti ini?

2~Bagaimana Rosmah Mansor masih mampu meneruskan tabiatnya sehingga mampu memililki satu lagi barangan mewah (jam tangan berjenama Franck Muller) selepas berjaya melakukannya ketika memiliki cincin bernilai RM24 juta sebelum ini.

3~Banyak sangatkah pendapatan seorang yang bergelar Perdana Menteri Malaysia sehingga berjaya menampung perbelanjaan mewah isterinya selama ini? Adakah ada lagi “Pendapatan Sampingan”? Mungkin?

Walaubagaimanapun, carian untuk rekabentuk seperti yang dipakai oleh Rosmah Mansor tiada dalam senaraian jenama Franck Muller, besar kemungkinan ia cukup ekslusif dan direka khas untuk Rosmah Mansor mungkin?

Sumber info dari sini ( Politicalgags ) dan ( Berita Semasa )

Info lebih lengkap sila lihat di ( Politicalgags )

sumber
Elias Hj Idris
https://www.facebook.com/100005079496519/videos/752096894969620/

Apa itu Wahhabi?


Wahhabi bukan kerana mereka tidak membaca qunut subuh sementelah tiga mazhab lain pun tidak membaca qunut subuh. Itu khilaf mazhab saja; bukan juga apabila tidak membuat kenduri arwah kerana ada qaul dalam mazhab Syafie yang tidak menggalakkannya; bukan juga kerana itu dan ini tetapi sebenarnya, Wahhabi adalah satu cara berfikir yang salah membentuk satu gerakan ekstrem yang boleh memecah-belahkan masyarakat.

Kemuncak ekstrem dan radikal Wahhabisme boleh sehingga membawa kepada pertumpahan darah seperti yang dilakukan oleh IS,ISIL, ISIS, al-Qaeda, Taliban... yang kesemua itu adalah hasil didikan puak Wahhabi. Dakyah Wahhabi turut berjaya menarik ramai pengikut kerana slogan menarik mereka yang menyeru kononnya jangan "taqlid", jangan "mengikut membuta tuli"; menyeru kononnya "kembali kepada Al-Quran dan as-Sunnah".

[1] Wahhabi sebenarnya adalah gerakan MEMBID'AAHKAN amalan orang lain yang tidak sehaluan dengan mereka dan merasakan hanya amalan mereka sahaja yang betul. Hanya mereka sahaja kononnya mengikut "sunnah". Mereka dari kelompok manusia yang tidak boleh berbeza pandangan, tidak menghormati ikhtilaf atau khilafiyyah (perbezaan pendapat di kalangan ulama). Wahhabi menolak bahawa bid'aah ada dua bentuk (i) Baik (hasanah) dan (ii) Sesat (dholalah). Bagi Wahhabi semua bid'aah sesat dan masuk neraka. Oleh itu setiap bid'aah adalah munkar dan bagi mereka wajib ditentang. Lalu mereka membesarkan perbezaan pendapat dan membikin kecoh seluruh dunia tanpa boleh berlapang dada. Pra-syarat menjadi Wahhabi ialah kena memperbanyak menuturkan "BID'AAH" terhadap amalan orang lain dan menjadikan ia "wirid" harian.

[2] Wahhabi MELARANG BERAMAL apabila tiada nas khusus untuk amalan tersebut walaupun di sana ada perintah umum daripada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Bagi Wahhabi setiap ibadat kena ada nas dan dalil, walhal perintah yang bersifat umum sudah ada namun mereka menolaknya. Wahhabi marah membaca Surah Yasin malam Jumaat kerana tiada nas. Bukankah perintah memperbanyakkan membaca al-Quran sudah cukup banyak dan memadai? Adakah nas melarangnya pula? Tiada larangan.

[3] Wahhabi adalah gerakan MENSYIRIKKAN orang lain: tawassul bagi mereka syirik kecuali tawassul dengan amalan soleh, dan dengan Asmaul Husna saja. Walhal para sahabat dan salafus soleh bertawassul dengan pelbagai bentuk lain;

[4] Wahhabi adalah gerakan MENTAJSIMKAN Allah swt apabila mensifatkan Allah swt itu  "bertangan", "duduk" atas Arasy, "ketawa", Allah di atas langit. Wahhabi menolak takwil yang dibawa oleh manhaj Asyairah dan Maturidiyyah sedangkan manhaj Asyairah itu lebih selamat daripada mensifatkan Allah dengan sifat makhluk.

[5] Wahhabi juga gerakan MENTADHA'IFKAN hadis dan MEMARDUDKAN hadis dhoif, menolak penggunaan hadis-hadis dhoif dan membakul-sampahkan semua hadith dhoif. Sedangkan sejak seribu tahun lebih para ulama hadis membenarkan penggunaan hadis dhoif dalam hal fadhailul 'amal dan targhib wa tarhib. Kiblat rujukan hadis puak Wahhabi ialah Syeikh Nasruddin Al-Albani. Mereka tidak sedar yang mereka telah bertaqlid dan mengikut secara membuta tuli akan apa sahaja takhrij hadis oleh al-Albani. Ulama rujukan Wahhabi pula ialah sekalian "kibarul ulama" Saudi hari ini manakala kitab-kitab rujukan Wahhabi ialah kitab karangan Muhammad bin Abdul Wahhab. Mereka membutakan mata dan memekakkan telinga apabila didatangkan hujah daripada sekelian ulama lain yang muktabar namun tidak sealiran dengan mereka.

[6] Wahhabi adalah gerakan MEMBURUKKAN ahli sufi dan tasawuf. Mereka secara berpilih memetik yang mana sesuai dengan fikrah mereka daripada kitab-kitab Ibn Taimiyyah, Ibn Qayyim, Al-Dhahabi, al-Syawkani khususnya dalam bab yang memburuk dan mencemuh para sufi kerana Wahhabi gerakan anti-sufi. Walhal Ibn Taymiyyah sendiri adalah pengikut tarekat Qadiriyyah. Wahhabi Malaysia ada yang mengatakan tasawuf lebih kotor daripada air longkang. Sedangkan sufi ada yang baik dan ada yang sesat seperti mana umat Islam yang lain juga amnya: ada yang soleh, ada munafik dan ada yang berdosa. Sufi juga tidak maksum. Bahkan Imam Ghazali sendiri turut mengkritik "sufi palsu" walaupun beliau sendiri seorang ahli sufi.

[7] Wahhabi MENOLAK Imam al-Ghazali r.a dan jarang kedengaran mereka mengutip kalam daripada Imam al-Ghazali r.a. Bagi mereka Imam al-Ghazali r.a Hujjatul Islam itu jahil hadis.
Itulah Wahhabi, dan jangan terkeliru dengan suara-suara yang membela Wahhabi walaupun mereka malu mengaku yang diri mereka itu Wahhabi. Ada ketikanya mereka cuba menyembunyikan punca kenapa mereka digelar Wahhabi, kononnya Wahhabi itu "hantu", "momok" dan tidak wujud. Kenali dulu ciri-ciri Wahhabi maka tahulah kita siapa pendokong mereka.

Kalau ada yang melenting apabila Negeri Sembilan mengharamkan Wahhabi, hampir pasti 99.9% mereka pendokong tegar Wahhabi (yang malu mengaku). Hati-hati dengan mereka walaupun petah berbicara, dan mulut penuh dengan ayat-ayat al-Qur'an dan al-Hadis. Ada Wahhabi Malaysia yang sangat terkenal dan bicara memukau sehingga ramai orang awam tertipu. Dengan pengharaman Wahhabi di Negeri Sembilan dan Perak, moga-moga akan bertambah ramai yang sedar dan makin jelas siapa pendokong Wahhabi sebenar yang bertopeng dan begitu licik selama ini. Jangan terkejut jika ustaz yang anda kagumi selama ini sebenarnya mungkin pendokong utama Wahhabi.

Hanya jauhari yang kenal manikam.
اعرف الحق تعرف أهله
Elias Hj Idris

The Shocking Truth About 1MDB - We Unlock The Officially Secret AG Report

The Shocking Truth About 1MDB - We Unlock The Officially Secret AG Report

Sarawak Report has now gained extensive access to the Auditor General’s report into 1MDB, along with key accompanying documents from the enquiry.
This report was originally commissioned to shed light on the disappearance of billions of dollars, but was later declared an ‘Official Secret’ by Najib Razak.
In charge - Najib Razak

In charge – Najib Razak
Our review has made it abundantly clear why Najib decided that the findings could not be released, since he wishes to remain Prime Minister – after all he is also the Finance Minister and sole shareholder responsible for decision-making at 1MDB and the conclusions are damning.
What the Auditor General encountered, according to the documents, was chaos and confusion in an organisation where senior executives were unable to provide convincing or consistent explanations for vast payments made to a bogus subsidiary of Abu Dhabi’s sovereign fund Aabar and to a separate false subsidiary of an earlier venture partner, PetroSaudi.
A grand total of US$7 billion is calculated as having gone missing and conflicting and unbelievable explanations were given about why the payments were made.
The AG lamented that the justifications provided for retrospective Board ratifications of those payments (which had already been made months earlier by management without prior permission) changed from one year to the next: furthermore, multi-billion dollar payments were made for the same advertised purpose two times over.
The AG even complained that management would provide one story to his enquiry on one occasion and then completely re-write their own version of events the next time they met.
There was never sufficient proof according to his data, to back up the stories being told. In particular, bank statements were not provided to substantiate many of the simply enormous sums that 1MDB management alleged were being invested in various funds or in ‘refundable deposits’ or ‘terminations of options’ with the bogus Aabar Investments PJS Limited, based in the British Virgin Islands.

Arul Kanda - last minute new versions of the truth!
Arul Kanda – last minute new versions of the truth!

On one case the AG was plainly so incensed by the variable and inconsitent claims by 1MDB management (headed by CEO Arul Kanda), that he described their final version of events as “suspicious” and “unsubstantiated” and therefore refused to accept the documents 1MDB had provided as reliable evidence.
This matter related to a purported US$1.392 billion, that had supposedly been redeemed from 1MDB’s Cayman Island fund, and was originally recorded as having been spent on the termination of options owed to Aabar ($993 million), plus the repayment of loans.
That is what the Board was informed in December 2014 and what was recorded in the Annual Report (even though the AG records there was insufficient proof this was how the money was spent).

The AG - unimpressed
The AG – unimpressed

Then as late as February 2016, to the AG’s disbelief, he was presented with a series of papers ratified by the Board on November 26th 2015 which a year on provided an entirely separate story for how the money was used.
Based on an alleged agreement signed by management in October 6th 2014 (after most of the money had already been paid), the Board on November 26th 2015 retrospectively ratified a series of payments to Aabar Ltd totalling US$1.15 billion saying they had been for the ‘extension of guarantees’ for loans (see our previous story).
The AG complained that there had been no mention of this belated new explanation when he had previously met with 1MDB in December, although it had all been supposedly signed off the previous month:
a.     Although this resolution was approved on Nov 26, 2015 it was only presented to the JAN [AG enquiry] on Feb 2016. This important information was not raised during (JAN’s) discussions with 1MDB’s management held on Dec 16, 2015. This raises doubts on the veracity of the information and documents which were presented.
b.     This also showed that the 1MDB management had made payments without prior knowledge or approval from the Board. The information is also in conflict with information that was given by the 1MDB management during the Board meeting on Dec 20, 2014 – that USD1.392 billion from the redeeming of SPC funds had been used to pay for Aabar’s Termination of Options amounting to USD993 million and the USD399 million used for interest payments for the USD Note(s). However, JAN was unable to verify both payments. [Addendum Document to AG’s Report]
It gets worse, thundered the AG in his addendum to his report, explaining why he had rejected the belated material from his enquiry, on the grounds that it was simply too suspicous:
Although the agreement was signed on Oct 6, 2014, the document was only presented to JAN on Feb 2016 and this important information was not acknowledged or raised during meetings with 1MDB’s management on Dec 16, 2015. This raises doubts on the veracity of the information and documents that were presented.
4. Remittance Slip regarding payments to Aabar and Aabar Ltd
There are 9 remittance slips regarding payments to Aabar (1) and to Aabar Limited (8) which were presented to JAN on Feb 2016. This important information was not acknowledged or raised during meetings with 1MDB’s management on Dec 16, 2015. The veracity of the format of documents was suspicious as it does not include written instructions to the bank nor bank statements as supporting documents.[Addendum Document to AG’s Report]

Double payment meant 1MDB bought out Aabar’s ‘options’ for  more than its guaranteed power plants were even worth!

The AG continues by saying that according to the original data provided by 1MDB the ‘options to Aabar’ were terminated twice over with near identical payments totalling over US$1.8 billion – more than the total value of the 49% of the company Aabar was supposed to be guaranteeing.
Indeed it seems clear that the decision to alter the reason given for these payments was only taken after this outrageous double payment had been spotted and reported upon in the press over a year later. The AG wasn’t buying it:
5. Funds from the Duetsche Bank loan (USD250 mil and USD975 mil), a total of USD855 mil was used for Aabar’s termination of option from May to Sept 2014. According to the Board’s minutes on Dec 20, 2014, a total of USD993 mil was also paid between Sept and Dec 2014. This means that the total amount paid for the termination of option was USD1.848 billion. The total termination of options payment amounting to USD855 million was only changed to Top Up Collateral (Security Deposit) a year later through the Ratification of IPO Variation Payment Made to IPIC on Nov 26, 2015. This demonstrated that the original intention of 1MDB was to pay a total of USD1.848 billion to Aabar Ltd, in contrast with the total stated in the Agreement Relating to Option Agreement (Settlement Agreement) amounting to USD300 mil (refer to Chapter 5, para 7.3.3.4. Pg 189). [Addendum Document to AG’s Report]
Apart from this, the USD1.848 billion amount exceeded the 49% equity value  in 1MDB Energy Sdn Bhd (1MESB), which amounts to RM1.225 billion, and RM862.40 million in 1MDB Energy Langat Sdn Bhd (1MELSB) which amounts to RM2.09 billion in total (refer to Chap 5, para 7.3.2. Pg 182).

Slack?

That a government fund could be run in such a negligent fashion, with such an apparent slip-shod attitude towards the dispensing of billions of dollars of public money, would under normal circumstances defy belief.
Ex-CEO Shahrol Halmi - protected by his dear friends Najib and Rosmah
Ex-CEO Shahrol Halmi – protected by his dear friends Najib and Rosmah

Scanning through the AG’s forensic analysis, readers are consequently led to one glaring conclusion, which is that no one, from 1MDB’s management to the Board, considered it to be their job to worry about the genuine custody and investment of all this cash. In other words, the fund was plainly a front behind which money was being siphoned out by the man in charge (the sole shareholder/Finance Minister/Prime Minister).
No one could conclude otherwise from the narrative and criticism laid out in the AG’s 300 page plus report and analysis, as we shall show over coming articles.
No wonder the Prime Minister, who had a year before assured Malaysians that their concerns would be put to rest about the loss-making fund through this audit, has decided to make it a secret instead.

Changing Options

This was how the Auditor General in the main body of his report referred to how the Board was informed about the supposed second payment of options to Aabar, made from money lent by Deutsche Bank, based on a promise that there was a collateral cash holding of a billion dollars in BSI Bank Singapore (untrue).
“8.9 The Board of Directors [of 1MDB] were informed on Dec 20, 2014 that Deutsche Bank AG, Singapore had agreed that the USD993 million be used to pay for Aabar’s termination of options from redeeming the SPC funds amounting to USD1.392 billion. Tthe balance of USD399 million were to be used to pay interest off loans in USD Notes.
8.10 However, details about the payment of USD993 million to Aabar for the termination of options and the interest payments on the USD Notes amounting to USD399 could not be verified by JAN. The Board of Directors had also sought details on the payments on Dec 20, 2014, but checks by JAN have established that the matter was not raised again during subsequent Board of Directors meetings. During their meeting on Feb 23, 2015, the Board of Directors had raised the issue of payments for Aabar’s termination of options, and that they were informed only after the payment was made. This showed that the payment for Aabar’s termination of options was made without the Board of Director’s approval.”
In other words, neither the Auditor nor the Board of Directors were ever able to get any proof out of 1MDB management that the money had existed in the first place or had been utilised in the manner being claimed!  A pattern of activity, whereby the Board failed to be consulted by management and was just expected to sign off vast payments retrospectively, is confirmed time and again in this report.

Bogus Guarantees

The AG also deals with the whole frustrating story of  the supposed ‘security deposits for guarantees’, which we now also know were in fact never part of the formal agreements with Aabar/IPIC when the Abu Dhabi fund agreed to guarantee the US$3.5 billion raised in two ‘power purchase’ loans in May and October 2012.
He confirms that nevertheless a total of US$1.367 billion was paid in the name of such guarantees to the bogus Aabar Limited in BVI:
Chap 5 – Energy Sector.
Item 7 “Funding for 1MDB Group’s Energy Sector”
7.3.2.2. Collaboration Agreement for Credit Enhancement
7.3.2.2. (f) Checks by JAN [AG Department] found that the security deposit amounting to USD1.367 billion (RM4.468 billion) was paid by 1MEL (1MDB Energy Ltd) and 1MELL (1MDB Energy [Langat] Ltd) to Aabar Ltd and was recorded as a security deposit in the financial statements of 1MEHL (1MDB Energy Holdings Ltd) for the year ending May 31 2013 and 2014. However, the security deposit payments were made without the approval of the Board of Directors. The responsibility of payment for the security deposit for the issuance of the first USD Notes was transferred to 1MEHL because 1MEHL had acquired 1MEL from 1MDB. This is based on the Assumption for Obligations Agreement dated Nov 1, 2012 between 1MEHL and 1MEL. Details are as follows:
Table 5.27 – Security Deposit Payments to Aabar Ltd [pg 184]
Date Payee Total USD mil Total RM mil
22/05/2012 1MEL 576.94 1,885.73
19/10/2012 1MELL 790.35 2,583.63
TOTAL
1,367.29 4,468.99
Source: Agreement and Deloitte papers
Note: BNM exchange rates = May 2012 (RM3.18) and Oct 2012 (RM3.06)

Total of US$7 billion missing!

The above dodgy payment, it should be noted, joins a number of others which the AG said 1MDB failed to substantiate with any concrete evidence such as bank statements.
Accompanying the report is a chart produced by the AG’s department detailing the unsatisfactory and unproven payments identified by his enquiry, with total up to the US$7 billion, which the AG concludes has effectively gone missing from 1MDB:
INVESTMENTS WHICH COULD NOT BE VERIFIED
Screen Shot 2016-07-07 at 08.55.09
Screen Shot 2016-07-07 at 08.55.21

[GRAND TOTAL $6.87 bn]

The culpability and deliberate deceit behind all this mismanagement is summed up by the Auditor in his addendum document about the bogus ‘Top-Up Security Deposit’.  His final paragraph states that the then CEO and present Board Member Shahrol Halmi, knew perfectly well there were no payments owing to Aabar for its guarantees on the loan. This was because the AG had a copy of the original agreement signed between Halmi and IPIC/Aabar in May 2012. IPIC was happy to rely on the promise of a Malaysian Ministry of Finance obligation to 1MDB (ie the taxpayer was liable).
IPIC and 1MDB had signed another agreement known as Interguarantor Agreement on May 21, 2012. This agreement was signed by Shahrol Azral on behalf of 1MDB and Khadem Al-Qubaisy for IPIC. Checks by JAN showed that the agreement did not state a need for 1MDB or its subsidiaries to issue USD Notes to implement the “option and credit enhancement” to Aabar Ltd in return for a guarantee from IPIC. (emphasis theirs).
According to the main condition of this agreement, 1MDB must continue to be wholly owned by MKD (Finance Ministry Inc). 1MDB also needs to receive sufficient support and funds from MKD to repay IPIC, should 1MDB fail to repay all the cost, expenditure and all obligations regarding this note [USD Notes?]. Although a guarantee was given by IPIC, 1MDB still bears all the risks should there be any failure to pay for all the cost regarding the servicing of the USD Note.
Following the AG’s report and parallel Public Accounts Committee report the Inspector General of Police publicly notified that he would be investigating this former CEO and Board Member of 1MDB over suspected criminal behaviour.

Secret no longer.

Secret no longer

However, a month later and no such moves have been made, although numerous critics of 1MDB (all vindicated) have been harassed, persecuted and charged on apparently trumped up charges.
Halmi, on the other hand, has let it be known that he considers himself protected by the power of the Prime Minister/Finance Minister and the kind and gracious support which he is receiving from his wife, Rosmah Mansor.
Elias Hj Idris

BOMBSHELL – NAJIB & CO 

STRIPPED 

NAKED BY BANKERS, NOT 

MAHATHIR’S MEN: NOWHERE 

LEFT TO HIDE – 

DAY OF RECKONING NEARS 

FOR 1MDB CULPRITS


As reported by The Australian’s Caroline Overington:
What may be alarming to the oligarchs and fraudsters who have laundered money in a manner similar to that outlined (in the DOJ complaint with regards 1 MDB) is the fact some of the red flags were sent up not by whistleblowers but from nervous bankers who had to handle the transactions in a new regulatory climate. “This is something: how can you send hundreds of millions of dollars with documentation, you know, nine million here, twenty million there, no signatures on the bill … I mean it’s ridiculous!” said one in a email that is now ­before the New York judge. Then,there are the bankers who can be tempted to be whistleblowers,given the promise of a RM 120 million from the US Government.
All this makes the bank accounts of PM Najib, and BN leaders, their friends and associates practically naked.
END
References
1 MDB : Promise of a RM 120 million reward makes AMBank and ANZ boards vulnerable to whistleblowers
by Ganesh Sahathevan


There is likely to be more than one AMBank employee who is aware of this and related transactions
ANZ’s former CEO Mike Smith who led the bank’s Asian expansion would know from the time he spent at HSBC in Kuala Lumpur that Malaysians in general are always (and I mean always) on the look out for a deal to at least supplement meager incomes, if not get rich quick.
Given that deal making propensity ,news of the the SEC’s recently reported USD 22 million payout (RM 88 million) to a whistle blower ,the largest this year and second only to its record payout of USD 30 million (RM 120 million) will prove too much for AMBank staff to resist.
Given the central role that AMBank and its ANZ led management played in the 1 MDB theft, which the US Justice Department described as the biggest case of kleptocracy ,fraud and theft it has ever seen, AMBank staff can be expected to have already done the math and determined that speaking to the SEC might well set them up for life.
David Gonski and ANZ’s AMBank money laundering problem has gotten even worse.
END Whistleblower Gets $22 Million From SEC in Second-Biggest Award
The U.S. Securities and Exchange Commission is giving $22 million, its second biggest payout ever, to a corporate insider who helped the regulator uncover a well-hidden fraud.
The whistleblower provided a “detailed tip and extensive assistance” that helped the SEC stop illicit conduct at the individual’s employer, according to a statement released Tuesday. The agency didn’t provide any information on the person’s identity or the company involved, citing federal law and the need to protect confidentiality.
The award was the largest since a $30 million payment announced in 2014. Whistleblowers are eligible for payouts if they voluntarily provide the SEC with unique information that leads to a successful enforcement action. Compensation can range from 10 percent to 30 percent of the money collected in a case beyond $1 million. The SEC said it has awarded more than $100 million since the inception of its whistle-blower program in 2011.
“Company employees are in unique positions behind-the-scenes to unravel complex or deeply buried wrongdoing,” said Jane Norberg, acting chief of the SEC’s Office of the Whistleblower. “Without this whistleblower’s courage, information, and assistance, it would have been extremely difficult for law enforcement to discover this securities fraud on its own.”
Posted 31st August 2016 by Anonymous



Najib’s Mega-Payments – Time For Explanations MORE EXCLUSIVE DATA

Extended data from task force investigations into payments from Prime Minister Najib Razak’s 1MDB-funded AmBank accounts has now been received by Sarawak Report. It shows that a number of companies and individuals received very large sums indeed, usually through a series of payments from the Prime Minister. Given it has been confirmed by the US Dept of Justice and local task force investigations that this money originated from thefts from 1MDB, it is time these entities explained the reason why they were paid. Sarawak Report has already listed payments to Najib’s family, his close lawyer contact Shafee Abdullah, Sarawak crony Bustari Yusuf, UMNO HQ and allied political parties. We have also highlighted the evidence that millions in cash were also extracted and presumably circulated to various entities. What about these further companies and individuals?

Centre For Strategic Engagement (CENSE)



Off-line since our previous expose
In our original article featuring the agency CENSE (Centre for Strategic Engagement) we identified RM1.3 million paid to them by Najib. Since then their website has been down, undergoing ‘maintenance’. However, further figures now obtained show that the company and also its individual directors received much more substantial payments in the time period 2012-15.
The company also set up a Chinese business radio station under the CENSE trademark, which also received payment from Najib:


The strategic engagement appears to have included broadcasting ‘business new’s on a business radio station
Director Soong Fui Kiun received a number of direct payments in her own name from Najib’s account number 2112022009694, including RM1.5 million on 22/10/12 and RM1 million on 11/1/13. She received a further two payments of RM1 million on 14th March and 18th April 2013, making a total of RM4.5 million received in her own name.


Extensive work for Najib Razak
A further ten separate payments to CENSE itself between October 2012 and February 2015 from the same account totalled RM6.75 million, including a half million ringgit payment to CENSE Media. Rita Sim, Sim Sai Hoon, received a personal payment of RM1.2 million 4th April 2012.

Election Goodies?

Other companies, who seem to be in the occupation of providing so-called ‘election goodies’, including handout packs, satchels and so forth, also received much more than originally realised. The company Solar Shine Sdn Bhd received 35 payments between February 2012 and February 2015 totalling a staggering RM117 million. Red Bag Industry Sdn Bhd received 15 payments in the run up to the election totalling RM13.28 million. Another communications company named MASCOM Communications received nine payments during the pre-election period totalling RM15.4 million. Likewise, an outfit named Orb Solutions Sdn Bhd, which is run by an employee from Najib’s own office and a senior executive from Astro satellite TV. Sarawak Report has already revealed the company receieved RM68 million, according to the same figures. Jakel Trading, on the other hand, is a luxury furnishing shop that indicates more personal spending. Sarawak Report has obtained further figures which show that Najib paid the store a whopping RM44 million. Likewise, the Prime Minister paid a total of RM17 million to the Yayasan Rahah Foundation, which was established by his mother. Once again, this money came from the accounts funded by money taken from 1MDB.

Semarak Konsortium Satu Sdn Bhd

Malaysians ought surely to be interested to know the function and purpose of another company to which the Prime Minister forwarded no less than 38 payments during the same period totalling RM23 million. Semarak Konsortium Satu Sdn Bhd is controlled by the Director and 50% shareholder of the company, Mohd Omar Bin Mustapha alongside Rozita Binti Ramelan, who appears to be his wife:


Owners of
Sarawak Report has already identified Omar bin Mustapha as a key provider of speeches for Najib through his company Ethos Consulting. SR previously exposed this operative;s connections with the PetroSaudi Director Tarek Obaid and his brother Nawaf Obaid in a clear black propaganda campaign that was waged against opposition leader Anwar Ibrahim in the United States during 2010. However, the payments to Semarak Konsortium were later, between March 2011 and February 2014. So, what were Omar and his wife being paid for this time out of 1MDB money? Another chap connected to Najib’s Office also appeared to receive several repeat cheques. This was Mohamad Fatmi Che Salleh, who is described in Wikipedia as “one of the longest serving Political Secretaries to the Deputy Prime Minister (Then) and Prime Minister of Malaysia”. This plainly trusted worker, who is also senior within UMNO in Kota Bharu, received six separate payments from Najib’s later account 2112022011906 funded by SRC totalling RM1.9 million. The property developer Lim Soon Peng also received more payments than previously recorded, according to our now extended figures. There were nine separate payments totalling just over RM3 million. What for?

More election expenses

The company Brandworth Corp. received a RM6.5 million cheque on 3rd May 2013 and earlier RM5.69 million on 8th April. According to blogger RPK, who owns and runs the Malaysia Today website, “Brandworth Corporation is a company that managed Barisan Nasional’s media strategy in the previous general election”. RPK claims Brandworth was raided by the MACC in October 2015, presumably not least because it had been secretly funded by Najib from stolen 1MDB cash.


Pushing messages via social media
Another company to get multi-million ringgit payments from the same accounts during the same period was Media Link Direct, which received five payments between March and April 2013 totalling RM10.5 million. This company specialises in pushing materials online to social media, which is a handy election tool. Again Najib helped himself to 1MDB money to fund this advantage that was not available to the opposition parties operating within the funds they could legitimately raise. Another high earner, apparently within the same field at the same time, was the company Zeal High Tech Solutions, which received RM4.5 million 2nd April 2014 and RM9 million 29th March. Zeal is also in the business of pumping messages through social media, presumably part of Najib’s ‘Cyber-warfare’, funded by theft:
” Zeal’s speciality is what we call Customized Information Delivery OR CID systems. CID systems allows you to customize and deliver the information you want to your target audience, knowing full well that that you are delivering the exact information your target audience needs.”
A number of politicians pop up in the list as receiving cheques here and there. Sarawak’s Jacob Sagan received a standard hand out of RM200,000, whereas Richard Riot got RM100,000. Ahmad Maslan on the other hand got a handsome RM1 million.

Director General of Military Intelligence!

There are other names and companies on the list, but one in particular stands out. On 8th of April 2013 Najib Razak paid a check to ‘Ketua Pengarah Perisikan Pertahanan’ (DPPP), for a handsome RM7 million.
Perhaps Lt General Datuk Abdul Hadi Bin Haji Hussin, who occupies the role, could explain why this service was receiving a personal cheque from the Prime Minister (paid out of 1MDB’s stolen money) just a month before the last election?

Pouring money and resources into BN’s election campaign – stolen from 1MDB… but what exactly for? – SARAWAK REPORT
-http://realpolitikasia.blogspot.my.