Elias Hj Idris
'Keramat' berasal dari bahasa Arab, menurut bahasa ertinya 'mulia'. Menurut ajaran Islam ialah 'kejadian luar biasa yang tidak masuk dek akal pada diri wali...'.

'Wali' berasal dari bahasa Arab, 'waliyun' ertinya orang soleh yang ketaatannya terus-menerus kepada Allah, tanpa diselang-seli oleh perbuatan maksiat sedikit pun.

Wali menurut Yususf bin Ismail An-Nabhani dalam kitabnya 'Jaami’u Karaamatil Aulia', dari segi bahasa ertinya 'dekat'.


Apabila seseorang itu dekat kepada Allah, disebabkan oleh ketaatan dan keikhlasannya, dan Allah pun dekat kepadanya dengan melimpahkan rahmat, kebajikan dan kurnia-Nya, maka pada saat itu terjadilah perwalian, yakni orang itu dinamakan 'Wali'.

Allah melindungi mereka, sehingga terhadap diri mereka tidak terdapat sedikit pun kekhuatiran - susah hati. Dan Allah mengurniai mereka dengan pelbagai kelebihan yang tidak diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang lain. Ia berupa kejadian atau peristiwa luar biasa yang tidak masuk akal, sebagaimana Allah mengurniakan mu’jizat kepada Nabi dan Rasul-Nya.

Firman Allah;

"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tiada kekhuatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa."
(QS. Yunus, 62-63).

Ada pun peristiwa luar biasa yang tidak masuk dek akal itu menurut ahli sunnah terbagi kepada:

Karya Mustapha Mohamed Al-Jiasi, Pustaka Aman Press, KB.

a). Mu’jizat, ialah kejadian luar biasa pada diri Nabi-nabi dan Rasul sesudah diangkat menjadi rasul, contohnya seperti bulan terbelah dua, pohon tumbuh dari dalam batu, dan sebagainya.

b). Irhash, ialah kejadian luar biasa pada diri Nabi saw sebelum diangkat menjadi rasul, seperti dada baginda dibedah tanpa berasa sakit.

c). Keramat, ialah kejadian luar biasa pada diri wali-wali, seperti ayam mati dapat dihidupkan dengan doanya, sudah tahu tetamu yang akan datang dan sebagainya.

d). Ma’unah, ialah kejadian luar biasa pada diri orang Islam yang awam, seperti mengetahui yang ghaib-ghaib dan sebagainya.

e). Istidraj, ialah kejadian luar biasa pada sang fasik, seperti sanggup mengangkat batu besar, menghentikan kereta api yang sedang berjalan laju dan sebagainya.

f). Sihir, ialah kejadian luar biasa pada orang kafir atau penjahat seperti kebal tahan ditembak atau ditikam.

Dalil Adanya keramat pada wali-wali itu ialah;

1. Firman Allah 2. Hadis 3. Perbuatan Sahabat 4. Logik.

Adapun ayat Al-Quran yang menjadi dalil itu antara lain:

1. Surat Ali Imran 36-37, yang maksudnya:
"Maka tatkala isteri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkan seorang wanita, dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkan itu, dan anak laki-laki (yang dinazarkan itu) tidaklah seperti anak perempuan (yang dilahirkan ini), sesungguhnya aku telah menemai dia Maryam dan aku melindungkannya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan Engkau daripada setan yang terkutuk). Maka Tuhannya menerima ia (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya".


Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, dia mendapati ada makanan di sisinya. Zakaria berkata: "Hai Maryam, dari mana kamu peroleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya."

2. Surat Maryam 25, yang maksudnya:
"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu (maka) pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu".

Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahawa Maryam tanpa disentuh oleh laki-laki dapat melahirkan anak. Buah kurma diperoleh dari pelepah yang kering, dan rezeki yang diterima tidak pada musimnya dan tanpa sebab yang menyertainya.

Peristiwa luar biasa itu terjadi pada Maryam, sedangkan dia bukan nabi. Inilah yang dinamakan keramat.

3. Peristiwa tujuh orang anak muda yang tinggal dalam gua selama 300 tahun, tanpa makan dan minum, tetapi tubuhnya tetap sihat. Peristiwa itu diterangkan Allah pada surah Al-Kahfi: 9-26.


Jenis Keramat

Adapun anggota tubuh mukmin itu mempunyai keramat, jika dipergunakan untuk ta’at. Mata dapat melihat yang akan datang mengunjunginya dari jarak jauh, melihat sesuatu di balik dinding, dan sebagainya. Telinga dapat mendengar suara ghaib. Lidah dapat bercakap-cakap dengan mayat dalam kubur. Tangan dapat menyembuhkan penyakit, perut menolak bila dihidangkan makan haram. Kaki dapat berjalan di atas air atau di udara. Hati dapat mengetahui sesuatu sebelum ia terjadi.

Adapun jenis keramat itu bermacam-macam. Ada di antaranya yang dapat menghidupkan orang yang mati, laut terbelah, sesuatu berubah dalam sedetik, jarak jauh menjadi dekat, binatang atau benda bisa bercakap, penyakit menjadi sembuh, ditaati haiwan, makbul doa, mengetahui yang ghaib, tahan tidak makan dan minum dalam waktu yang lama. Terhindar dari kejahatan, terbuka sumber kekayaan, mengarang dalam kesibukan, tidak terkena racun dan sebagainya.

Lebih jauh tentang masalah selok-belok keramat ini, dapat dilihat buku "Konsultasi Agama Islam".

Sumber : Keramat Wali-Wali
10 Responses
  1. pakcik Says:

    Terima kasih tuan, atas penulisan yg baik ini..

    salam perkenalan~

    minta kebenaran link blog tuan ke blog saya yg tak seberapa..

    matt007(TKO)


  2. silakan... tkde masalah.


  3. sk Says:

    sukar nk menentukan individu bergelar wali ni, selalu berdasarkan keperibadian.. bila dah tiada baru kita perasan akan kelebihan seseorang yg begelar wali ni.. rasanya lah..


  4. sk, tanda2 seorang wali tu ada... tp org tk amik kisah. Lgpun pd seorg2 yg bertaraf wali - dia tk pedulikan pun tarafnya tu.


  5. ujang kutik Says:

    Sdr Elias Hj Idris, kalau tidak silap saya kitab yang terpapar adalah kitab yg ada kaitan dengan Tarikat Ahmadiah.


  6. Anonymous Says:

    ye..penulisnya ustaz mustapha muhammad aljiasi al ahmadi juga salah seorang mursyid tariqah ahmadiah..ambo terima wirid dengan beliau..


  7. Anonymous Says:

    KENABIAN / KERASOLAN DAN KEWALIAN.... Kenabian / Kerasolan adalah jawatan sementara. Sedangkan Kewalian merupakan jawatan tetap dan berkekalan. Sesaorang Nabi / Rasol itu setelah tamad tugasan dan mesej2 Kenabian / Kerasolannya, dia tetap duduk diMaqam Wali. Namun jawatan dan peranan Kenabian / Kerasolan paling dimuliakan diutamakan, karna tugas2 Kenabian dan Risalah Kerasolan itu menyeru ummatnya dan manusia sejagat kepada jalan2 yg diredhoi Allah SWT. Maka setiap Nabi / Rasol itu, selaen dia seorang Nabi / Rasol, dia juga merangkap seorang Wali...

    Seperti kesah perjalanan Nabi Musa AS, dimana Allah Rabbul Jalal perintahkan beliau menjejaki, mencari dan berguru lagi dgn Nabi Allah Khidir AS, tempat hadirnya dipertemuan 2 lautan, bagi mendalami Bab Iman. Kenapa Musa AS seorang Nabi / Rasol yg cukup hebat, diperintahkan mengaji lagi dgn seorang Nabi laen..?? Apakah Ilmu Kenabian / Kerasolan pada Nabi Musa AS maseh ngak sempurna..?? Persoalannya : Siapakah sebenernya itu Nabi Allah Khidir AS? Adakah beliau itu seorang Nabi / Rasol, ato seorang Wali, ato darjat beliau lebeh tinggi dari Nabi / Rasol dan Wali...??? Wallahu'alam Bissawabbbb....


  8. Anonymous Says:

    NUSANTARA BUMI PARA WALI...

    Agama Islam diNusantara dibawa dan dikembangkan oleh Para Wali dari Tanah Arab, secara 2 peringkat : (1) GELOMBANG PERTAMA : Bermula dgn kemasukan Islam yg dibawa masuk dikembangkan oleh Ahlulbait dinamakan "Wali 7 Alam Nusantara". Namun sejarah mereka itu telah dihilangkan hingga kini dilupakan.. (2) GELOMBANG KEDUA : Beberapa ratusan tahun kemudian, Islam telah dibawa masuk dan dikembangkan pula oleh "Wali Songo / Wali 9" diTanah Jawa, hingga berkembang keserata Nusantara...

    Maka sebenarnya telah ujud 2 Alam Kewalian diNusantara ini . Dua aliran, dari dua Nasab yg bertentangan, ngak sehaluan.. Yg lebeh menonjol dan mahsyur hanya Para Sunan Wali Songo/Wali Jawa itu jua. Siapakah pula mereka itu yg dibilang "Wali 7 Alam Nusantara" dan kemanakah pertaburan mereka itu..?? Alam Kewalian itu amat rumit, hingga kita ngak bisa membedakan yg mana satu "Wali Allah", yg mana satu "Wali Setan"..?? Perbuatan mereka yg mana satu dibilang "Keramah", yg mana pula dihukum "Istidraj" menyesatkan, ngak bisa dibedakan. Bangkitnya Sang Juru Penyelamat itu menjelaskan membimbingkan...

    Wallahu'alam...


  9. Anonymous Says:

    DiBlog Indonesia sudah muncul topic panas, kesah Walisongo Penyebar Ajaran Setan dan Perusak Islam dan Nusantara. Sudah diambang Akhir Zaman macam2 ada macam2 sudah keluar....


  10. Anonymous Says:

    Masuk @ Walisongo Penyebar Ajaran Sesat Perosak Islam dan Nusantara.

    Kalo dulu2 rata2 Muslim Nusantara memuji2 kekeramatan kewalian Walisongo aka Wali 9 Jawa. Kini sudah ada pihak yg berani membantah menentang kehebatan kewalian mereka. Apakah dakwaan ini bener ato hanya tuduhan sangka2an semata..?? Apakah itu petanda Yg Bener telah bangkit, maka akan berakhirnya itu kepalsuan..?? Maka mengenali Wali Allah bisa direnung ditelah. Mengenali Wali Setan sangat payah, melaenkan dibukakan sejarah, penyelewengan, penipuan dlm Islam semakin parah. Dunia Islam sedang diambang Akhir Zaman, segala2nya bisa berubah. Kalo bener tersesat dihujong jalan, jangan malu berundur semula kembali kepangkal jalan. Ngak perlu menegakkan lagi benang basah...